Dinilai Ingkar Janji, KORSA Tarik Dukungan Untuk Jokowi

Politik  KAMIS, 19 APRIL 2018 , 16:34:00 WIB

Dinilai Ingkar Janji, KORSA Tarik Dukungan Untuk Jokowi

Relawan Korsa/net

RMOL. Komunitas Relawan Sadar (KORSA) memutuskan untuk tidak lagi mendukung Jokowi di Pilpres 2019 nanti. Alasannya, karena Jokowi mereka nilai telah ingkar janji, Salah satunya, tidak merealisasikan janji kampanye soal reforma agraria (land reform).
Menurut Kordinator KORSA, Amirullah Hidayat, dalam salah satu janji kampanyenya, Jokowi berjanji akan menyelesaikan konflik tanah antara rakyat dengan pengusaha yang terjadi puluhan tahun di seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Namun sudah hampir empat tahun Pemerintah Presiden Joko Widodo berjalan,  janji itu belum juga ditepati.

"Nyatanya tidak ada satu pun yang tuntas diselesaikan, bahkan yang paling sedih setiap ada kelompok yang melapor permasalahan tanahnya ke Istana, selalu diberi janji-janji saja, tidak ada satu pun yang dituntaskan," kata Amirullah, seperti yang dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/4).

KORSA paham betul bagaimana penangan konflik tanah yang dilakukan oleh rezim Jokowi, kenapa tidak selesai. Ada ratusan laporan dan pengaduan rakyat terhadap perampokan tanahnya ke Kantor Staf Presiden (KSP) tetapi tidak satu pun yang diselesaikan.

Padahal diketahui, Jokowi mendapat suara besar saat Pilpres 2014 dulu di daerah yang banyak terjadi konflik tanah seperti Sumatera Utara, Riau, Kalimantan dan Sulawesi.

"Dan kita sebagai relawan saat itu mengetahui kenapa rakyat yang berkonflik memilih Jokowi, ya karena janji Jokowi yang akan menyelesaikan permasalahan tersebut," ujar tokoh muda Muhammadiyah ini.

Oleh karena itu, Amirullah menegaskan bahwa Jokowi telah mengkhianati janji kampanyenya pada Pilpres 2014.

"Karena pengkhianatan janjinya itulah kami keluar dari barisan pendukung Jokowi, dan akan berjuang sekuat tenaga untuk mengalahkan Jokowi pada Pilpres 2019, sebab bila dibiarkan Jokowi dua periode, maka rakyat yang menderita. Tinggalkan rezim pengkhianat di 2019," tutupnya. [zul]

Komentar Pembaca
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00