Pertamina Terus Lanjutkan Patroli Di Teluk Balikpapan

Daerah  SELASA, 10 APRIL 2018 , 11:00:00 WIB

Pertamina Terus Lanjutkan Patroli Di Teluk Balikpapan

Foto/Net

RMOL. PT Pertamina (Persero) telah melancarkan sejumlah aksi program untuk penanggulan­gan ceceran minyak di Teluk Balikpapan.
Region Manager Communica­tion dan CSR Kalimantan Yudy Nugraha mengungkapkan, Per­tamina sebelumnya sudah men­gumumkan kepada Pemerintah Daerah dan DPRD, tentang program penanggulangan yang dilakukan di enam titik yakni Area Jetty, Semayang hingga Balikpapan Plaza, Kampung atas Air hingga Kampung Baru Ulu, Penajam, Teluk Balipapan dan Kariangau.

"Hingga hari Minggu (8/4) penanggulangan Area Jetty se­cara garis besar telah selesai, na­mun tetap dilakukan patroli serta penghisapan sisa sisa minyak yang terkumpul, serta penanggu­langan film minyak tipis," jelas­nya dalam keterangan kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Sementara di area Semayang-Balikpapan Plaza, di sekitar pesisir dan perairan telah ditang­gulangi dan secara visual bersih di permukaan. "Adapun langkah selanjutnya yang saat ini dilaku­kan adalah identifikasi area batuan, dinding, maupun material lain yang sempat kontak dengan kontaminan,"  ujarnya.

Dia menyebutkan bahwa di area Kampung atas air hingga Kam­pung Baru Ulu, masih terdapat lapisan film pada perairan yang dapat berasal dari minyak yang terperangkap maupun kontak dengan sampah domestik yang be­rada di bawah perumahan warga.

Di Penajam, area perairan telah bersih sejak Jumat (6/4) dan terus dilakukan patroli untuk memantau kondisi area terse­but. Begitu juga untuk area Teluk Balikpapan, sejak hari Jumat (6/4) telah bersih, patroli kapal terus dilakukan sehari 4 kali.

Di Area Kariangau, pembersihan di area pesisir hingga hari ini terus dilakukan, dengan menurunkan patroli kapal untuk penyisiran.

"Secara visual wilayah perai­ran Balikpapan sudah bersih, namun masih perlu dilakukan pembersihan sisa-sisa lapisan film minyak."

Demikian halnya di titik pemu­kiman, perlu penanganan khusus sisa-sisa ceceran yang menempel di tanaman dan juga perairan di bawah pemukiman warga. Hingga kemarin Senin (9/4) Pertamina masih menurunkan 3 kapal patroli di zona 1, 2 dan 3 dan 12 kapal stanby terdiri 7 unit tugboat, 3 unit Barge, 4 unit Aluminium boat.

Pertamina juga masih menung­gu hasil investigasi tim terkait penyebab musibah ceceran min­yak di Teluk Balikpapan.

Namun demikian berbagai langkah untuk penanggulangan warga dilakukan sebagai bagian dari program CSR Pertamina, di antaranya mendukung kegiatan kerja bakti warga. Kemarin, kerja bakti dilakukan bersama 300 orang di Kampung Baru Dua Ulu. Sebelumnya kegiatan serupa dilakukan di Kampung Atas Air yang melibatkan 800 orang.

Di Kelurahan Damai, Pertami­na juga menerima laporan warga pada Sabtu (7/4) terkait keluhan bau minyak di sekitar pemuki­man warga dengan melakukan gas tes dengan hasil kadar Oksi­gen berada di level mormal yakni 20,9 persen sementara kadar gas yang berpotensi menimbulkan ledakan/ LEL (Lower Explosive Level) tidak ada. ***

Komentar Pembaca
Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

SELASA, 17 APRIL 2018 , 13:00:00

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

SELASA, 17 APRIL 2018 , 11:00:00

Rizal Ramli, Sang Ngofa Tidore

Rizal Ramli, Sang Ngofa Tidore

SENIN, 16 APRIL 2018 , 19:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00