AJI Sebut RKUHP Godokan DPR Ganggu Kebebasan Pers

Nusantara  SELASA, 13 FEBRUARI 2018 , 20:21:00 WIB

AJI Sebut RKUHP Godokan DPR Ganggu Kebebasan Pers

LOGO AJI/NET

RMOL. DPR sedang menggodok rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Namun menurut Aliansi Jurnalis Independen (AJI) salah satu salah satu pasal RKUHP ini menganggu kebebasan pers.
"RKUHP kali ini memang sangat layak untuk kita kritisi, yang pertama ini mengancam kerja-kerja kita, ada banyak pasal di dalam RKUHP itu yang berpotensi untuk mempidanakan jurnalis," ucap Sekjen AJI, Revolusi Riza di Jakarta, Selasa (13/2).

Salah satu pasal yang bisa membuat kebebasan pers terancam adalah tentang penyebaran berita bohong. Menurutnya, yang bisa mendefinisikan berita bohong adalah dewan pers. Dalam RKUHP, pasal penyebaran berita bohong diatur dalam pasal 309 dan pasal 310.

"Sebenarnya siapa yang berhak untuk mendefinisikan berita bohong itu. Kalau dalam UU yang diatur dalam UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 semuanya kan kita kembalikan mekanismenya melalui Dewan Pers," papar Riza

"Dalam RKUHP ini berita bohong seperti apa yang dimaksud dan mekanismenya sudah diatur di UU pers bahwa diselesaikan di Dewan Pers kalau ini kan langsung ke polisi, ada ancaman hukumannya dan denda," sambungnya.

Riza menyebut Dewan Pers lah yang berwenang untuk memutuskan apakah ini berita itu bohong atau tidak.

"Kita Aliansi Jurnalis Independen mengajak supaya RKUHP ini tidak lolos begitu saja dengan pasal-pasal membatasi kebebasan berekspresi dan kebebasan pers," tukasnya.[rah]

Komentar Pembaca
Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

SELASA, 17 APRIL 2018 , 13:00:00

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

SELASA, 17 APRIL 2018 , 11:00:00

Rizal Ramli, Sang Ngofa Tidore

Rizal Ramli, Sang Ngofa Tidore

SENIN, 16 APRIL 2018 , 19:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00