Akitvis dan Peneliti Kecewa Jokowi Anggap Enteng Usulan Polri Jadi Plt Gubernur

Politik  JUM'AT, 02 FEBRUARI 2018 , 19:55:00 WIB

Akitvis dan Peneliti Kecewa Jokowi Anggap Enteng Usulan Polri Jadi Plt Gubernur

Presiden Jokowi/Ist

RMOL. Peneliti dari Perludem Titi Anggraini sangat menyesalkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menganggap enteng apa keputusan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo yang menjadikan perwira aktif Polri jadi Plt Gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara. 
Padahal, teranya, Pilkada serentak tahun 2018 ini adalah bentuk pemanasan sekaligus batu ujian bagi mesin Parpol untuk bergerak sebelum Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan umum Presiden (Pilpres) tahun 2019.

"Jangan sampai hal ini menjadi pintu masuk permisifitas kita sehingga memuluskan jalan bagi kembalinya Dwifungsi ABRI, dimana polisi juga berada di dalamnya," kata Titi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (2/2).

Apa lagi, lanjutnya, Tahun 2024 akan ada Pilkada Serentak secara nasional. Maka perihal  penjabat gubernur dan bupati akan terjadi pada tahun 2022 dan 2023.

Bisa dibayangkan pada 2022 dan 2023 akan dibutuhkan 272 pejabat sementara dari pimpinan madia dan pratama untuk mengisi kekosongan jabatan di daerah.

Semestinya mulai saat ini Kemendagri sudah menysusun roadmap terkait permasalahan 272 penjabat sementara tersebut," papar Alumni Fakultas Hukum Univesitas Indonesia ini.

Hal senada juga disampaikan Aktifis Reformasi 1998, Ramdansyah. Ia  juga mengingatkan agar masyarakat untuk mensikapi secara serius  kembalinya dwifungsi ABRI.

Ia meminta masyarakat dan pemerintah konsisten  memperjuangkan dan mengimplementasikan agenda reformasi.

"Jika penunjukkan perwira tinggi Polri sebagai penjabat gubernur dilanjutkan, dan disetujui presiden maka itu merupakan suatu bentuk pembangkangan atas amanat reformasi," tegasnya. [zul]


Komentar Pembaca
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00