Jokowi Dapat Kartu Kuning di Dies Natalis UI

Pendidikan  JUM'AT, 02 FEBRUARI 2018 , 18:20:00 WIB

Jokowi Dapat Kartu Kuning di Dies Natalis UI

Seorang Mahasiswa UI Berikan Kartu Kuning untuk Jokowi/Ist

RMOL. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat kartu kuning dari Zaadit Taqwa, seorang mahasiswa Universitas Indonesia, usai memberikan sambutan dalam  di acara Dies Natalis ke-68 Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Jumat (2/2).
Aksi mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UI, ini kontan membuat sedikit heboh. Aksi Zaadit itu tersebar dalam video di media sosial.

Dalam video, Zaadit yang mengenakan batik merah, tampak berdiri seorang diri, ketika Jokowi baru saja menyelesaikan pidatonya. Saat Jokowi menyalami Rektor UI Muhammad Anis, Zaadit tetap berdiri.

Seorang Paspampres kemudian mendatangi Zaadit dan memintanya untuk duduk. Namun, Zaadit masih tetap berdiri dan malah melakukan aksi mengejutkan. Ia tiba-tiba meniupkan peluit sambil mengangkat kartu kuning.

Petugas Pasukan Pengamanan Presiden lantas menggiring Zaadit Taqwa keluar ruangan Balairung UI, Depok. Tidak ada perlawanan dari mahasiswa yang digiring keluar tanpa tindakan kasar dari anggota pengawal presiden.

Kepala Kajian dan Aksi Strategi BEM UI, Alfian Tegar Prakasa menyebut pemberian kartu kuning itu bagian dari aksi kreatif aliansi gerakan melalui gerakan freeze mob untuk menyambut kunjungan Presiden Jokowi di kampus UI.

"Pemberian kartu kuning yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, bermaksud untuk memberi peringatan Presiden karena masih banyak isu yang membuat masyarakat resah atas kondisi Indonesia," tegas Alfian melalui rilis yang disebarluaskan.

Tidak hanya BEM UI, dalam aliansi ini ikut bergabung BEM FKM UI, BEM Psikologi UI, BEM FF UI, BEM FIB UI, BEM FMIPA UI, BEM FKG UI, BEM FIA UI, BEM Fasilkom UI, dan BEM Vokasi UI.

Aksi kreatif juga digelar para mahasiswa di depan stasiun UI dengan membawa berbagai tanda (sign), meniup peluit serta pemberian kartu kuning.

"Kami ingin memberikan pengetahuan kepada masyarakat melalui fakta-fakta yang tertulis pada sign mengenai isu gizi buruk yang menimpa Asmat, isu penghidupan kembali dwifungsi Polri/TNI, dan penerapan peraturan baru organisasi mahasiswa," terangnya.[zul]

Komentar Pembaca
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00