Pemuda Harus Paham Politik

Politik  JUM'AT, 29 DESEMBER 2017 , 15:38:00 WIB

Pemuda Harus Paham Politik

RMOLKalbar

RMOL. Pendidikan politik merupakan faktor penting dalam meningkatkan partisipasi pemilih muda dalam pemilihan umum. Dengan pendidikan politik dapat meningkatkan pengetahuan tentang dinamika politik yang berkembang.
Untuk itu, KNPI DKI Jakarta menggelar diskusi dengan tema 'Peran Partai Politik dalam Memberikan Pendidikan Politik Kepada Pemilih Pemula Era Digital. Agar generasi muda lebih melek terhadap perkembangan dan dinamika politik yang terjadi.

"Agar dapat lebih efektif program pendidikan politik tersebut perlu dilaksanakan dengan cara dan metode baru. Serta dengan materi dan kurikulum yang disesuaikan dengan karakter, kebutuhan, kepentingan, minat dan tingkat pengalaman dan pemahaman mereka tentang politik," jelas Bendahara DPD KNPI DKI Jakarta Aldi Prastianto, Jumat (29/12).

Menurutnya, era digital menjadi tren positif dalam berbagai hal untuk berinovasi. Bahkan, pekerjaan yang dulu rumit kini dipermudah oleh teknologi dengan segala kecanggihannya. Sehingga diperlukan upaya memaksimalkan segala potensi yang dimiliki oleh anak muda.

"Jika tidak demikian maka negara dan bangsa ini yang berharap kepada kaum muda untuk mencapai Indonesia Emas 2045 hanya isapan jempol belaka," kata Aldi.

Ketua DPD KNPI DKI Gusti Arief menambahkan bahwa butuh kerja keras dan kerja nyata dalam menggembleng harkat dan martabat diri ke dalam jiwa, untuk melakukan tindakan-tindakan kecil yang bisa dipetik di masa depan.

Menurutnya, generasi muda adalah cahaya impian masa depan Indonesia. Maka hendaklah mengambil peran dalam berbagai hal.

"Anak muda tidak boleh diam dengan merasa puas atas capaian hari ini, tapi mesti merasakan indahnya masa depan. Bahkan tidak boleh terninabobokan oleh kenikmatan hari ini, sebab kadang kesuksesan datang ketika berani keluar dari zona nyaman," bebernya.

Gusti Arief pun mendorong pemuda untuk lebih memiliki ide dan kreatifitas dalam berkarya. Peran di dunia politik melalui parpol bukan hanya sebatas sebagai pengikut tapi juga pewarna dengan karya nyata, tanpa harus membawa kekurangan yang lain baik sara atau hal lain yang tidak patut. Gunakan media sosial hari ini sebagai media komunikasi dengan konstituen, bukan penyebar isu atau hal-hal yang tidak benar.

"Mari sebarkan kebijakan di tahun yang akan datang di tahun 2018. Dan ini sebagai refleksi akhir tahun di penghujung 2017," imbuhnya. [rah]



Komentar Pembaca
Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

SELASA, 17 APRIL 2018 , 13:00:00

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

SELASA, 17 APRIL 2018 , 11:00:00

Rizal Ramli, Sang Ngofa Tidore

Rizal Ramli, Sang Ngofa Tidore

SENIN, 16 APRIL 2018 , 19:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00