Abdul Somad Lebih Pancasilais Dari Jokowi Dan Megawati

Budaya  KAMIS, 28 DESEMBER 2017 , 15:49:00 WIB

Abdul Somad Lebih Pancasilais Dari Jokowi Dan Megawati

Foto/net

RMOL. Klaim mereka yang berkuasa adalah pihak yang loyal terhadap NKRI dan berjiwa Pancasilais, dinilai hanyalah kemunafikan juga kebohongan publik.
"Bagaimana mungkin disebut Pancasilais dan cinta NKRI, wong terbukti gemar menjual aset-aset negara, doyan ngutang luar negeri, bersikap diskriminasi serta ingkar janji," begitu Ketua Progres 98, Faizal Assegaf mengkritisi.

Bila bercermin dari kepemimpinan presiden Joko Widodo dan merujuk pada jejak rekam Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, menurut Faizal, jelas sekali sangat tidak negarawan.

Sebaliknya, lanjut dia, ulama seperti ustadz Abdul Somad yang berada di luar kekuasaan, terbukti jauh lebih menghayati Pancasila, teguh membela kepentingan negara dan giat mencerdaskan kehidupan umat.

"Sangat disayangkan ustadz Somad menjadi korban persekusi dan penistaan secara semena-mena, lantaran memilih jalan hidup yang bermartabat dan konsisten bersuara kritis," imbuhnya.

Faizal pun berandai ulama tersohor itu menjalin kemesraan dengan Istana, maka sudah pasti dinobatkan sebagai tokoh toleran dan disebut Pancasilais.

"Tapi jalan kemunafikan itu ditolak oleh ustadz Abdul Somad sehingga membuat umat bangga padanya. Kerendahan hati dan kecemerlangan yang terpancar dari ustad Somad memberi contoh dan sekaligus koreksi atas perilaku penguasa dan elite partai," ucap Faizal lebih lanjut, dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/12).

Hemat dia, sebaiknya Jokowi dan Megawati tak perlu repot-repot blusukan ke selokan untuk meraih pencitraan palsu. Ikut saja cara Bung Karno. Walau dekat PKI, Bung Karno juga bersahabat dengan ulama seperti Natsir dan Buya Hamka yang justru kerap mengkritiknya.

"Saya kira ustad Abdul Somad sudah punya racikan spiritual untuk membimbing Jokowi dan Megawati ke jalan yang benar. Itulah sejatinya tugas ulama. Bukan seperti rohaniwan bermental ABS (asal bapak senang), bisikan mereka membuat penguasa bertindak zalim pada rakyat," cetusnya.[rah]




Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 21:00:00

Sri Mulyani Bikin Indonesia Rugi Ratusan Triliun

Sri Mulyani Bikin Indonesia Rugi Ratusan Triliun

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 19:00:00

Tak Ada Verifikasi Faktual Dalam UU Pemilu

Tak Ada Verifikasi Faktual Dalam UU Pemilu

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 17:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00