Diversifikasi Pangan Perbaiki Gizi dan Ekonomi Warga Malaka Tengah

Ekbis  SABTU, 23 DESEMBER 2017 , 15:33:00 WIB

Diversifikasi Pangan Perbaiki Gizi dan Ekonomi Warga Malaka Tengah

Foto/net

RMOL. Indonesia terdiri dari bermaca-macam suku, etnis, dan agama yang masing-masing memiliki ciri, adat, budaya, kearifan, serta kemampuan ekonomi yang beragam. Keragaman sosial ekonomi ini dinilai sebagai modal, peluang, dan potensi untuk membangun penganekaragaman konsumsi pangan.
"Kebijakan pengembangan konsumsi pangan ditujukan untuk mengubah perilaku masyarakat agar dengan kemampuan sendiri mau mengubah pola konsumsi kearah yang lebih beragam dan bergizi seimbang," ujar Kepala Bidang Penganekaragaman Pangan, Solihin di Jakarta, Sabtu (23/22).

Dengan demikian, lanjut Solihin, diharapkan masyarakat mengikuti pola konsumsi sesuai dengan kaidah hidup sehat, sekaligus mengurangi ketergantungan pada jenis makanan tertentu khususnya beras dan terigu.

Kata Solihin, penganekaragaman makanan diselenggarakan untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan memperhatikan sumber daya, kelembagaan, dan budaya lokal. Selain itu program ini juga dilakukan dengan meningkatkan keanekaragaman pangan, mengembangkan teknologi pengolahan, produk pangan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi aneka ragam pangan dengan prinsip beragam, bergizi seimbang, dan aman.

Sebagai bentuk keberlanjutan Gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) berbasis sumber daya lokal, masih kata Solihin, Badan Ketahanan Pangan melakukan berbagai kegiatan salah satunya melalui konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Mengingat besarnya manfaat yang diperoleh terkait dengan pelaksanaan KRPL maka pada tahun 2017 dilaksanakan Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan (OPLP) yang bekerjasama dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK).

"Kegiatan Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan (OPLP) selain untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, meningkatkan keragaman dan kualitas konsumsi pangan masyarakat agar lebih beragam, bergizi seimbang dan aman guna menunjang hidup sehat, aktif dan produktif, juga diharapkan memberikan manfaat terhadap stabilisasi harga, khususnya harga pangan yang fluktuasinya cepat (cabe, bawang dan lain-lain),” jelasnya.

Solihin membeberakan kegiatan ini rencananya akan dilakukan di kawasan perkotaan dan perdesaan pada cakupan wilayah dan sasaran penerima manfaat yang lebih besar daripada KRPL. OPLP dilaksanakan melalui upaya pemberdayaan masyarakat dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sarana pemenuhan gizi keluarga. Pendekatan pengembangan OPLP dilakukan dengan mengembangkan budidaya pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture), yaitu dengan membangun kebun bibit serta demplot.

Sebagai informasi, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian bekerjasama dengan OASE KK melakukan kegiatan Kampung Sejahtera. Lokasi yang menjadi target kegiatan Kampung Sejahtera di Kabupaten Malaka adalah di Desa Barada, Kec. Malaka Tengah dan Desa Alas Selatan, Kec. Kobalima Timur. Secara umum gambaran kondisi di Desa Barada, Kecamatan Malaka Tengah merupakan desa tertinggal berjarak 25 km dari kantor Bupati. Wilayah ini dengan lahan kering berpenduduk 825 jiwa ini belum dialiri listrik.

"Ada dua sumber air milik desa. Sebagian besar masyarakatnya petani dan komoditas unggulannya jagung dan kacang hijau. Sedangkan Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur secara umum kondisinya hampir sama, jaraknya sekitar 30 km dari kabupaten, berbatasan dengan negara Timor Leste, di desa ini sudah ada listrik, tidak ada sumber air khusus, yang ada sumur bor/sumur warga dengan kedalaman 5 " 6 meter. Pada musim kemarau masyarakat di kedua desa tersebut mendapatkan air bersih dari tangki air yang dipasok olehpemerintah kabupaten," papar Solihin.

"Tahun 2017 BKP telah melaksanakan kegiatan OPLP di Desa Alas Selatan dengan membangun kebun bibit, demplot dan pengembangan pekarangan. Kegiatan ini diikuti oleh 110 Rumah Tangga di Desa Alas Selatan," tutup Solihin. [4R]





Komentar Pembaca
Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

SELASA, 17 APRIL 2018 , 13:00:00

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

SELASA, 17 APRIL 2018 , 11:00:00

Rizal Ramli, Sang Ngofa Tidore

Rizal Ramli, Sang Ngofa Tidore

SENIN, 16 APRIL 2018 , 19:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00