Konflik Yarusalem Diciptakan Untuk Kepentingan Jual Beli Senjata

Ragam  MINGGU, 17 DESEMBER 2017 , 16:31:00 WIB

Konflik Yarusalem Diciptakan Untuk Kepentingan Jual Beli Senjata

Rizal Ramli/RMOL

RMOL. Persoalan Palestina bukan hanya masalah agama, tapi sudah menyangkut kemerdekaan dan kemanusiaan suatu bangsa. Hal ini ditegaskan tokoh perubahan, Rizal Ramli di sela-sela aksi bela Palestina di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (17/12).
Tah hanya itu, Rizal juga menilai, klaim sepihak AS atas Yarusalem juga sengaja dilontarkan. Tujuannya, untuk menciptakan konflik guna meningkatkan jual beli senjata.

Terkait Palestina, Rizal mengatakan bahwa bangsa Indonesia harus ikut memperjuangkan kemerdekaan negara tersebut. Pasalnya, sesuai amanat pembukaan UUD 1945, katanya, Indonesia harus ikut memperjuangkan perdamaian dunia.

"Itulah mengapa kita dihormati negara di Asia di Afrika. Karena Indonesia ujung tombak kemedekaan negara-negara di dunia," katanya, seperti yang dilansir dari RMOL.CO, Minggu (17/12)/.

Tak hanya itu, Indonesia utang budi sama Palestina, negara satu-satunya yang mengakui pertama kali kemerdekaan Indonesia adalah Mufi’ Palestina.

"Kita harus berjuang bersama-sama untuk merebut, membantu kemerdekaan Palestina. Karena Indonesia utang budi sama Palestina, negara satu-satunya yang mengakui pertama kali kemerdekaan Indonesia adalah Mufi' Palestina," tegas Rizal.

Namun untuk konflik Yarusalem yang baru saja terjadi, ekonom senior ini menilai, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sengaja ingin membuat konflik baru di Timur Tengah. Dengan adanya konflik maka negara-negara tersebut akan membeli senjata kepada Amerika.

"Qatar beli senjata 12 miliar dolar AS sama Amerika. Saudi Arabia 80 miliar AS sama Amerika. Jadi kalau ada konflik lagi di Timur Tengah, AS bisa jual senjata lagi bisa ratusan miliar dan harga minyak bumi bisa naik," ucapnya.

Kenaikan harga minya dari 40 dolar ke 100 dolar per barel tentu berdampak buat bangsa Indonesia.

"Jadi kita juga harus awas. Konflik ini kadang sengaja dipakai untuk jual senjata dan menaikkan harga minyak mentah dunia. Itu Rusia dan AS yang akan diuntungkan," tandasnya. [zul]

Komentar Pembaca
MPR: Tetapkan Gempa Lombok Sebagai Bencana Nasional!
Plagiasi Video Aksi Jokowi

Plagiasi Video Aksi Jokowi

SENIN, 20 AGUSTUS 2018 , 13:00:00

Konspirasi Hati RR dan WS Rendra

Konspirasi Hati RR dan WS Rendra

SENIN, 20 AGUSTUS 2018 , 11:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00