Habib Rizieq Orasi di Aksi Bela Palestina

Ragam  MINGGU, 17 DESEMBER 2017 , 12:45:00 WIB

Habib Rizieq Orasi di Aksi Bela Palestina

Habib Rizieq/Net

RMOL. Pemimpin Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab turut berorasi dalam aksi bela Palestina yang berlangsung di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu pagi (17/12).
Namun orasi itu disampaikannya tanpa kehadiran fisik. Ia berorasi melalui rekaman suara yang diperdengarkan di hadapan massa aksi 1712.

"Saya dari Arab mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada segenap elemen bangsa dari lintas agama maupun budaya atas kepedulian dari masalah Palestina sehingga anda hadir pada aksi bela Palestina ini. Terima kasih khusus saya sampaikan kepada Ketua MUI, Bapak kyai haji Ma’ruf Amin; Syaikunal Wahid Khaidar Nasyir selaku ketua umum PPP Muhammadiyah; pimpinan perguruan Islam, Syaidil Wahid; Ketua Umum PP Arabiatul Addawiyah dan masih banyak orang tua kami lainnya namun cinta dan rindu saya untuk mereka semua. Juga hormat kita pada tokoh muda kita, Bachtiar Nasir, ketua GNPF ulama, Ahmad Syahid Lubis, ketua FPI, seluruh panitia aksi bela, panitia terdiri dari ormas dan lembaga. Dan juga secara istimewa kepada seluruh ulama yang selama ini selalu istiqomah membela negara dan agama, dan kita doakan," urai Rizieq.

Menurut Rizieq, dalam aksi ini bukan sekadar membela Palestina, memprotes klaim Presiden Amerika Serikat, Donald Trump atas Yerusalem, tapi juga menolak Israel sebagai negara.

"Ingat mulanya Israel datang ke Palestina untuk berlindung dari kejaran nazi di Eropa. Lalu dijinkan oleh pimpinan Palestina kala itu. Palestina yang punya kepedulian tinggi mengizinkan yahudi hidup di tanah Palestina, namun AS dan Inggris beserta sekutunya mempersenjatai Israel merebut Palestina dengan aneka teror dan pembantaian dan mendirikan negara israel. Mereka menjajah Palestina," terang Rizieq.

Dengan fakta ini, kata Rizieq, secara historis sebetulnya Israel tidak punya negara. "Dan seluruh Palestina adalah milik Palestina, bahkan Alquds dan Al Aqsa adalah milik seluruh umat muslim di dunia. Kita patut bersyukur sejak merdeka tetap setia mendukung dan membela Palestina," lanjut Rizieq.

Rizieq menambahkan, sudah saatnya dunia tegas dan menyatakan membela Palestina. Indonesia sebagai negara muslim terbesar harus tegas mengecam AS untuk mencabut pernyataannya.

"Jika AS menolak maka tiba saatnya ulama beserta seluruh rakyat Indonesia memberi pelajaran berharga dengan memutus hubungan dengan Amerika, Indonesia tidak butuh AS, AS yang butuh Indonesia," Rizieq menekankan. [rml/zul]

Komentar Pembaca
PBB Tak Lolos Verifikasi, Yusril Laporkan KPU

PBB Tak Lolos Verifikasi, Yusril Laporkan KPU

SENIN, 19 FEBRUARI 2018 , 21:00:00

Susi Pudjiastuti - Kedaulatan Laut (Bag. 4)

Susi Pudjiastuti - Kedaulatan Laut (Bag. 4)

SENIN, 19 FEBRUARI 2018 , 19:00:00

Susi Pudjiastuti - Seafood Champion (Bag. 3)

Susi Pudjiastuti - Seafood Champion (Bag. 3)

SENIN, 19 FEBRUARI 2018 , 18:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00