Komnas HAM Apresiasi Pemkab Mempawah Soal Aset Gafatar

Daerah  JUM'AT, 10 NOVEMBER 2017 , 13:36:00 WIB | LAPORAN:

Komnas HAM Apresiasi Pemkab Mempawah Soal Aset Gafatar

Net

RMOL. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) bertandang ke Kabupaten Mempawah. Tujuannya, membahas pengembalian aset-aset eks pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).
Kedatangan Komnas HAM diterima Bupati Mempawah, Ria Norsan, di Kantor Bupati Mempawah. Selain itu, turut hadir juga pertemuan perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Mempawah.

Koordinator Desk Kebebasan Berekpresi dan Beragama (KBB) Komnas HAM, Jayadi Damanik mengatakan, kedatangan pihaknya untuk menindaklanjuti pengaduan para eks pengikut Gafatar terkait pengambilan aset yang masih tertinggal di Kabupaten Mempawah.

"Mereka mengaku kesulitan untuk mendapatkan asetnya. Makanya, kami datang ke sini untuk mengecek kebenaran pengaduan itu," kata dia, dalam keterangan, Jumat (10/11).

Jayadi menuturkan, kesulitan yang diadukan oleh warga eks Gafatar berkaitan dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan Pemkab Mempawah dan Kepolisian Resor Mempawah dalam proses pengambilan aset. Yakni si pemilik aset harus menunjukan dokumen kepemilikan atas aset bersangkutan.

Menurut Jayadi, hal tersebut justru merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah daerah dan Polres agar tidak terjadi kesalahan dalam pengembalian asset.

"Karena bisa saja ada pihak lain yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mengambil aset milik eks pengikut Gafatar. Karena itu, harus lengkapi dulu dokumen dan surat menyurat aset itu," kata dia.

Karena itu, Jayadi menyambut baik sikap Pemerintah Kabupaten Mempawah dan Polres Mempawah dalam proses pengembalian aset eks Gafatar. Dia menyebut hal itu dilakukan agar aset yang ada dapat dikembalikan kepada si pemilik dengan melalui prosedur yang benar.

Jayadi mengatakan semakin lama aset tidak diambil semakin menjadi beban tersendiri bagi pemerintah daerah. Karena itu, pihaknya hadir untuk membantu proses pengembalian aset agar berjalan cepat dan sesuai prosedur.

"Sejauh ini kami menilai penanganan dari Pemerintah Kabupaten Mempawah dan jajaran Forkorpimda sudah sangat baik," kata Jayadi menilai.

Bupati Ria Norsan menyambut baik kedatangan tim Komnas HAM ke Kota Mempawah. Kedatangan tim, kata Norsan, sekaligus untuk memastikan aset eks Gafatar yang ada di Kabupaten Mempawah masih utuh.

Norsan mengungkapkan adanya isu yang berkembang bahwa aset eks Gafatar sudah dijual.

"Makanya kami senang sekali tim Komnas HAM ini datang dan melihat sendiri kalau aset mereka (eks Gafatar) masih ada tersimpan dengan baik di lingkungan Kantor Bupati dan Polres Mempawah," kata Norsan.

Norsan menepis anggapan pihaknya mempersulit proses pengembalian aset eks Gafatar. Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Mempawah hanya berpegang teguh pada prosedur dan mekanisme yang berlaku. Hal itu dinilai penting sebagai bentuk kehati-hatian agar aset yang ada dapat dikembalikan kepada pemiliknya.

"Kami tidak pernah mempersulit proses pengembalian aset. Jika ada eks Gafatar yang ingin mengambil asetnya, silakan datang ke Mempawah dan penuhi syarat dan ketentuannya. Jika semua syarat dan ketentuan itu dipenuhi, silakan ambil aset yang bersangkutan," kata dia.

Norsan menambahkan, sejumlah aset bahkan sudah ada yang diambil oleh eks pengikut Gafatar. Misalnya aset berupa mobil dan beberapa jenis barang lainnya. Saat mengambil aset, si pemilik dapat menunjukan dokumen kepemilikannya dan melampirkan surat pengantar dari pemerintah daerah tempat asal.

"Sudah ada beberapa orang yang mengambil asetnya. Karena mereka telah menunjukan bukti dokumen kepemilikannya, maka kita serahkan. Dan kami tidak memberlakukan batas waktu. Kapan pun aset itu mau diambil silakan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Intinya kami sudah berusaha mengamankan dan menjaga aset ini hingga nanti diambil oleh pemiliknya." [ipk]

Komentar Pembaca
Saudi Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid

Saudi Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 17:00:00

Saudi Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid

Saudi Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 17:00:00

Warga Pulau Pari Minta Sulaiman Dibebaskan

Warga Pulau Pari Minta Sulaiman Dibebaskan

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00