Sekda Jelaskan Peran APIP

Ragam  SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 16:16:00 WIB | LAPORAN: SAEFUL ANWAR

Sekda Jelaskan Peran APIP

M. Zeet Hamdy Assovie/Humas Provinsi Kalbar

RMOL. Dalam rangka mewujudkan sistem pengendalian internal yang akuntabel, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) telah mengamanatkannya di dalam PP Nomor 60 tahun 2008.
Begitu disampaikan Sekretris Daerah (Sekda) Kalbar, M. Zeet Hamdy Asssoie dalam sambutannya saat membuka Workshop Maturitas SPIP dilingkungan Pemprov Kalbar dan Workshop Kapabilitas APIP Bagi Inspektorat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat, yang digelar di Aula Inspaktorat Provisi, Senin (25/9).

Dikatakan Sekda, penyelenggaraan kegiatan pada suatu instansi pemerintah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan hingga pertanggungjawaban, harus dilaksanakan secara tertib, terkendali, efisien, dan efektif.

"Salah satu unsur yang diperlukan untuk mendapatkan sistem pengendalian yang memadai adalah memperkuat peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang efektif," kata Sekda Zeet.

Untuk mendorong percepatan peningkatan kualitas tata kelola pemerintah yang bersih, efektif dan terpercaya tersebut, Pemerintah di dalam RPJMD tahun 2015-2019 secara khusus telah memasukkan peningkatan kapabilitas APIP sebagai bagian dari agenda pembangunan.

"Ini dipertegas oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo pada Rakornas Pengawasan Intern dengan tema Peningkatan Kapabilitas APIP di Jakarta. Salah satu Perintah Presiden adalah agar Kapabilitas APIP di setiap Kementerian/Lebaga/Pemerintah Daerah pada akhir tahun 2019 berada pada level 3 (integrated), jika dinilai dengan menggunakan Internal Audit Capability Model (IACM)," jelasnya.

Saat ini, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai Instansi Pembina penyelenggaraan SPIP, telah menyiapkan pedoman yang ditetapkan melalui Peraturan Kepala BPKP Nomor 4 tahun 2016, tentang Pedoman Penilaian dan Strategi Peningkatan Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.

Pedoman ini, menurut Sekda, dipergunakan oleh seluruh Unit APIP di Indonesia yang mencakup penilaian kapabilitas secara mandiri (Self Assessment), penjaminan kualitas (Quality Assurance) dan pemantauan peningkatan kapabilitas APIP.

Dengan adanya pedoman tersebut, diharap setiap Unit APIP akan mampu merumuskan rencana tindak yang lebih jelas dan terstruktur, sehingga sumber daya dapat dialokasikan secara efisien dan efektif guna mencapai target kapabilitas yang lebih tinggi untuk menuju APIP sesuai harapan. [ipk]


Komentar Pembaca
Korban Penggusuran Ragukan Janji Anies-Sandi

Korban Penggusuran Ragukan Janji Anies-Sandi

JUM'AT, 13 OKTOBER 2017 , 21:00:00

Anak Jenderal Pukul Anggota TNI AL?

Anak Jenderal Pukul Anggota TNI AL?

JUM'AT, 13 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Anies-Sandi Bakal Dapat Gelar Pembohong

Anies-Sandi Bakal Dapat Gelar Pembohong

JUM'AT, 13 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00