Sutarmidji Tantang ASN Berhenti Merokok

Daerah  KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 15:51:00 WIB | LAPORAN: SAEFUL ANWAR

Sutarmidji Tantang ASN Berhenti Merokok

Foto: Pemkot Pontianak

RMOL. Walikota Pontianak, Sutarmidji menantang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk berhenti merokok.
Tantang dilontarkan bakal calon Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) itu, usai mengambil sumpah dan janji 222 ASN, di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Kantor Walikota, Pontianak, Kalbar, Kamis (14/9).

"Saudara sanggup tidak berhenti merokok, kalau tidak maka akan menjadi catatan tersendiri ketika saudara akan dipromosikan menduduki jabatan," kata Sutarmidji.

Sutarmidji mengatakan, dirinya tidak melarang ASN merokok. Namun dia mengingatkan bahwa tuntutan kerja seorang aparatur itu adalah 37 jam per minggu.

"Andaikata seorang ASN merokok 12-15 batang rokok dalam sehari, bila sebatang rokok memakan waktu 6 menit, berarti totalnya 90 menit, atau 1,5 jam dikalikan 5 hari kerja totalnya 7,5 jam," kata dia.

Belum lagi, kata dia, terbuang hanya untuk hilir mudik keluar ruangan kerja mencari tempat merokok. Dalam sepekan waktu yang dihabiskan untuk merokok, sekitar 10 jam.

"Berarti waktu efektif yang digunakannya untuk bekerja hanya 27 jam," kata dia.

"Ini yang membuat ASN tidak produktif. Kurangi atau lebih baik berhenti merokok supaya tetap hidup sehat. Nanti mau saya kasi sertifikat bagi mereka yang perokok bisa berhenti merokok. Itu bakal menjadi kondite dia."

Dijelaskan, 222 ASN yang diambil sumpah dan janjinya merupakan hasil seleksi penerimaan melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) yang pertama kalinya.

Tes ini dilakukan secara online. Artinya, lanjut dia, mereka diterima secara murni dan tidak perlu diragukan lagi. Sebagian ada pula yang berasal dari tenaga honorer K2. Sebagai ASN yang mendapat amanah, Sutarmidji meminta mereka menjalankan tugas dengan baik dan terus melakukan inovasi serta berprestasi. Sebab ke depan eranya kompetisi karena prestasi, bukan karena kedekatan ataupun senioritas.

"Silakan buat prestasi sebanyak-banyaknya. Pahami aturan-aturan kepegawaian dan laksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku." kata dia. [ipk]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Rizal Ramli Puji Pernikahan Kahiyang Bobby

Rizal Ramli Puji Pernikahan Kahiyang Bobby

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00