SDM Indonesia Harus Melampaui Standar

Ragam  RABU, 13 SEPTEMBER 2017 , 20:30:00 WIB

SDM Indonesia Harus Melampaui Standar

Net

RMOL. Perkembangan teknologi, politik dan ekonomi menuntut peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Sebab, persaingan tenaga kerja nasional maupun global semakin ketat dan kompetitif.
Kompetensi dan kualitas SDM Indonesia harus terus bergerak sampai di atas standar pasar kerja.

Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri di forum konsolidasi mahasiswa pasca sarjana Indonesia bertajuk 'Bersinergi Menuju Kedaulatan Indonesia: Upaya Refleksi, Proyeksi, dan Resolusi Masalah Negara' di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (Rabu, 13/9).

"Kalau bicara SDM, kita harus pastikan bahwa SDM Indonesia berkualitas dan kompetitif. Tentunya, harus melampaui standar yang ada. Ini untuk memastikan tenaga kerja kita bisa bersaing bahkan memenangkan persaingan itu. Sebaliknya, jika kompetensi tenaga kerja Indonesia masih standar, itu akan meyulitkan tenaga kerja kita untuk terlibat dalam persaingan kerja," katanya.

Meski demikian, Hanif mengajak masyarakat untuk melihat masa depan Indonesia dengan lebih optimis. Karena sedikit atau banyak harapan dan capaian pembangunan ketenagakerjaan harus tetap dijaga dan diapresiasi demi keberlangsungan pembangunan ketenagakerjaan yang lebih baik.

"Karena dengan menghargai capaian-capaian kecil ini kita bisa berpikir positif," katanya.

Hanif menyayangkan persoalan ketenagakerjaan masih dianggap isu pinggiran. Hal itu yang menjadikan peningkatan kompetensi SDM masih mengalami kendala.

"Jadi kalau kita mulai transformasi ke SDM, masalah ini harus segera kita atasi karena kita juga akan menghadapi bonus demografi," jelasnya, seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Ditambahkan Hanif, pelatihan vokasi menjadi terobosan untuk mengatasi persoalan angkatan kerja yang belum terserap pasar kerja. Jika pelatihan vokasi tidak memiliki kedudukan yang seimbang dengan pendidikan formal terutama dalam hal alokasi anggaran, maka pembangunan SDM dan pengangguran akan terus menjadi persoalan pembangunan ketenagakerjaan. [wah]  


Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Rizal Ramli Puji Pernikahan Kahiyang Bobby

Rizal Ramli Puji Pernikahan Kahiyang Bobby

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00