MKD Akan Ke NTT Untuk Selidiki Kasus Viktor Nasdem

Politik  SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 , 17:00:00 WIB | LAPORAN: SAEFUL ANWAR

MKD Akan Ke NTT Untuk Selidiki Kasus Viktor Nasdem

Viktor/Net

RMOL. Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan Bareskrim Mabes Polri telah berkoordinasi untuk segera menyelesaikan kasus dugaan pelanggaran kode etik, yang diduga dilakukan Ketua Fraksi Partai Nasdem, Viktor Laiskodat.
Anggota MKD, Agung Widyantoro mengatakan, koordinasi merupakan tugas dan kewenangan MKD untuk menyelidiki pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota DPR agar tidak tumpang tindih dengan prinsip-prinsip hukum yang berlaku.

"Sepanjang terkait ada persoalan-persoalan unsur perbuatan pidana, kami melakukan koordinasi dengan lembaga terkait," kata Agung dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (12/9).

Agung mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, setelah bertemu dengan Wakabareskrim Polri Brigjen Antam Novambar, ada enam laporan terkait pidato Viktor di Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 1 Agustus lalu. Adapun laporan dibuat, Partai Gerindra, PKS, PAN, dan beberapa Ormas.

Sementara laporan yang diterima MKD, kata dia, berasal dari PKS dan Gerakan Pemuda Demokrat.

Sedangkan kasus Viktor di Bareskrim, lanjutnya, sudah ada tindaklanjut. Namun, ‎beberapa informasi banyak mengalami hambatan dan kendala.

"Diantaranya para pelapor ketika diminta keterangan tidak pro aktif, sehingga ketika diminta bukti dan saksi itu tidak segera dipenuhi. Sehingga Bareskrim bersifat menunggu dari mereka (pelapor)," kata dia.

Kemudian, kata dia, tindaklanjut dari koordinasi dengan Bareskrim ini, pihaknya pekan depan akan melakukan rapat internal untuk memutuskan apakah Viktor perlu dipanggil atau tidak.

"Ya hasil koordinasi dengan Bareskrim nanti akan laporkan ke rapat internal baru nanti akan putuskan memanggil Viktor," katanya.

Selain itu, kata Agung, pihaknya juga akan melakukan penyelidikan ke NTT. Rencanya, penyelidikan bakal dilakukan pekan depan.

"Jika perlu, MKD akan lakukan penyelidikan ke tempat waktu statement dilakukan, termasuk juga memanggil para pihak di NTT," kata politikus Partai Golkar itu. [ipk]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Rizal Ramli Puji Pernikahan Kahiyang Bobby

Rizal Ramli Puji Pernikahan Kahiyang Bobby

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00