KKP Harus Tanggung Jawab Soal Kelangkaan Garam

Daerah  SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 , 13:04:00 WIB | LAPORAN: SAEFUL ANWAR

KKP Harus Tanggung Jawab Soal Kelangkaan Garam

Ilustrasi/Net

RMOL. Kelangkaan garam di beberapa wilayah di Kalimantan Barat (Kalbar) membuat para perajin ikan asin menjerit. Apalagi, harga garam saat ini terbilang cukup tinggi.
Untuk itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diminta bertanggung jawab, atas kelangkaan serta tingginya harga garam di Kalbar.

"KKP harus tanggung jawab," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, saat dihubungi Kantor Berita RMOLKalbar, Selasa (12/9).

Dirinya juga mendesak Kementerian Kelautan dan Perikanan, mencari tahu, apa penyebab garam di Kalbar menjadi langka.

"KKP juga harus mencari tahu apa penyebabnya," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, kelangkaan garam terjadi di Desa Teluk Melano, Pulau Lumukutan, Kalbar. akibatnya, perajin ikan asin menjerit, lantaran harus ke Kota Singkawang untuk mendapatkan garam, dan harganya yang terbilang cukup tinggi.

"Padahal kami sangat memperlukan garam. Untuk mendapatkannya kami harus ke Kota Singkawang," kata Budi, nelayan yang juga perajin ikan asin dari Desa Pulau Lumukutan, Senin (11/9).

Dikatakan Budi, saat ini untuk satu kali produksi, dirinya membutuhkan biaya Rp 280 ribu. Padahal, lanjutnya, sebelum ada kelangkaan dan penaikan, untuk sekali produksi dirinya mengelurkan biaya Rp 50 ribu.

"Kita butuh 50 Kg satu kali produksi, sekarang harganya Rp 280 ribu. Dulu satu kilo harganya Rp 1.000, kalau butuh 50 Kg ya butuh Rp 50 ribu," kata Budi. [ipk]

Komentar Pembaca
Kesehatan Setnov Belum Stabil

Kesehatan Setnov Belum Stabil

JUM'AT, 22 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

KAMIS, 21 SEPTEMBER 2017 , 21:00:00

Konten Mahal, Operator TV Kabel Menjerit

Konten Mahal, Operator TV Kabel Menjerit

KAMIS, 21 SEPTEMBER 2017 , 17:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00