Terungkap, Rp 500 Juta Selamatkan Helmi Hasan Dari Praperadilan Bansos

Hukum  KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 , 01:53:00 WIB

Terungkap, Rp 500 Juta Selamatkan Helmi Hasan Dari Praperadilan Bansos

Ilustrsdi/Net

RMOL. Bekas Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset (DPPKAD) Kota Bengkulu, M. Sofyan, membeberkan keterlibatan Sekda Bengkulu, Marjon, terkait dana pemenangan praperadilan Walikota Bengkulu Helmi Hasan sebesar Rp 500 juta.
Hal ini, diungkapkan Sofyan, usai menjalani pemeriksaan lanjutan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu, terkait perkara SPJ Fiktif sosialisasi Pajak Tahun Anggarn 2016.

Menurut Sofyan, fakta dana Rp 500 juta yang diperuntukan memenangkan praperadilan Helmi Hasan di Pengadilan Negeri Bengkulu, terkait perkara Bansos yang dituduhkan kepadanya.

Pada tahun 2015 silam, Sekda Kota Bengkulu, Marjon, memanggil Sofyan selaku kepala DPPKAD Kota Bengkulu, yang ditunjuk dan diberi tugas untuk menyiapkan dana sebesar Rp 500 Juta.

"Dipanggil oleh Marjon. Itu kan (uang Rp 500 Juta) diambil oleh Itang (Ikhsanul Arif). Untuk praperadilan Walikota Helmi Hasan," kata Sofyan seperti dimuat Kantor Berita RMOLBengkulu.

Pada kesempatan itu, Marjon mengatakan kepada Sofyan bahwa dana Rp 500 juta tersebut untuk keperluan Praperadilan Walikota Helmi Hasan yang saat itu menjadi tersangka kasus Bansos Kota Tahun Anggaran 2013.

Kemudian dana tersebut diambil oleh Itang alias Ikhsanul Arif, selaku Kabid Akuntansi dan Perbendaharaan DPPKAD Kota Bengkulu saat itu.

Sofyan juga mengatakan bahwa dirinya telak membuat kronologi kejadian aliran dana Rp 500 juta untuk kepentingan praperadilan Helmi Hasan ke pihak Kejaksaan Negeri Bengkulu.

"Kronologinya kan sudah di Kejari," tutur Sofyan singkat.

Diketahui, pada 2015, Walikota Helmi Hasan sempat menjadi tersangka dalam perkara korupsi dana bantuan sosial (bansos) tahun anggaran 2013.

Namun, adik kandung Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, tersebut mengajukan permohonan upaya hukum praperadilan. Melalui keputusan Hakim tunggal Pengadilan Tipikor Bengkulu, Meriwati, permohonan praperadilan yang diajukan Walikota Bengkulu Helmi Hasan terhadap Kejaksaan Negeri (Kejari) dikabulkan dan menggugurkan statusnya sebagai tersangka. [ipk]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Rizal Ramli Puji Pernikahan Kahiyang Bobby

Rizal Ramli Puji Pernikahan Kahiyang Bobby

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00