Presiden Minta Keadilan Diwujudkan Secara Nyata

Nusantara  RABU, 16 AGUSTUS 2017 , 13:26:00 WIB | LAPORAN: SAEFUL ANWAR

Presiden Minta Keadilan Diwujudkan Secara Nyata

Presiden Jokowi/Net

RMOL. Dalam Sidang Tahunan MPR RI, bersama DPR RI-DPD RI, di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato kenegaraan.
Presiden, berjanji akan mengatasi ketimpangan, kemiskinan, dan pemerataan ekonomi yang berkeadilan di Tanah Air.

Jokowi mengaku kalau tiga tahun selama memimpin, Kabinet Kerja lebih fokus melakukan pemerataan ekonomi yang berkeadilan.

Hal itu dikerenakan pemerintah ingin rakyatnya yang berada di wilayah pinggir, kawasan perbatasan, pulau-pulau terdepan hingga kawasan terisolir juga merasakan kehadiran, merasakan buah pembangunan, dan merasa bangga menjadi warga negara Indonesia.

"Keadilan sosial harus mampu diwujudkan secara nyata dalam kehidupan segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia," kata Jokowi di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (16/8).

Masih dikatakan Jokowi, rakyat di Aceh harus bisa merasakan pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, pelayanan sanitasi dan air bersih, maupun pelayanan transportasi.

"Semua harus bisa merasakan sama dengan apa yang dirasakan saudara-saudaranya yang lain di seluruh pelosok negeri," kata Jokowi.

Pemerintah, lanjutnya, juga ingin masyarakat di perbatasan Papua memiliki rasa bangga kepada Tanah Airnya, karena kawasan perbatasan telah dibangun menjadi beranda terdepan Indonesia. Selain itu, pemerintah berharap rakyat Papua di pegunungan bisa menikmati harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan harga pangan pokok yang sama dengan saudaranya di daerah lain.

"Kita ingin rakyat di Pulau Rote juga bisa merasakan manfaat pembangunan infrastruktur, lancarnya konektivitas dan turunnya biaya logistik," kata Presiden.

"Kita ingin rakyat Pulau Miangas bisa merasakan kehadiran Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui Program Kartu Indonesia Sehat, Program Kartu Indonesia Pintar, dan Program Pemberian Makanan Tambahan untuk balita dan ibu hamil."

Kualitas hidup rakyat Indonesia, lanjutnya, juga diharap semakin meningkat, meski Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari 68,90 pada 2014 menjadi 70,18 pada 2016, namun hal itu masih belum cukup.

Pemerintah pun terus berupaya menekan ketimpangan pendapatan masyarakat, meski saat ini Indeks Gini Rasio bisa diturunkan dari 0,414 pada September 2014 menjadi 0,393 pada Maret tahun ini.

Sebab. hanya dengan pemerataan ekonomi yang berkeadilan, maka Indonesia akan semakin bersatu.

"Pembangunan yang merata akan mempersatukan Indonesia, pembangunan yang berkeadilan akan membuat kita semakin kuat dalam menghadapi persaingan global," tukas Jokowi. [war]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Rizal Ramli Puji Pernikahan Kahiyang Bobby

Rizal Ramli Puji Pernikahan Kahiyang Bobby

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00