Kunjungan Wisman Ke Indonesia Naik 12,87 Persen

Ekbis  SABTU, 18 MARET 2017 , 09:33:00 WIB

Kunjungan Wisman Ke Indonesia Naik 12,87 Persen

Net

RMOL. Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada Desember 2016 mengalami peningkatan signifikan. Tercatat sebanyak 1,11 juta wisman yang datang, naik 12,87 persen dibandingkan bulan yang sama tahun 2015 yang hanya sekitar 986 ribu orang.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suharyanto mengatakan, dibandingkan bulan November 2016 atau month to month, kunjungan wisman juga mengalami kenaikan sebesar 11,07 persen. Menurutnya, total kunjungan wisman sepanjang 2016 mencapai 11,52 juta atau naik 10,69 persen dibandingkan tahun 2015 yang hanya 10,41 kunjungan. Kunjungan wisman terbesar berasal dari Tiongkok dan Singapura yang mencapai 1,42 juta, lalu dari Australia 1,18 juta kunjungan, Malaysia 1,17 juta, dan dari Jepang 468.107 kunjungan.

"China naik kunjungannya karena ada direct flight dari China ke Sulawesi utara. Kunjungan wisman China pada 2015 sebanyak 1,14 juta kunjungan," jelas Kecuk dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Sutomo, Jakarta (Kamis, 16/2).

Dia mengatakan, kenaikan kunjungan wisman pada 2016 lebih banyak melalui 19 pintu utama yang mencapai 11,41 persen dari total kunjungan. Sementara dari luar pintu utama seperti pos lintas batas dan pintu lain sebesar 3,26 persen. BPS sendiri akan berupaya meningkatkan sistem monitoring terhadap kunjungan wisman melalui sistem data roaming yang bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata.

"Kenaikan kunjungan wisman berimbas pada angka kenaikan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di 27 provinsi. Rata-rata TPK sebesar 56,50 persen atau naik 0,74 poin dibandingkan November 2016. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015 mengalami penurunan 0,75 poin," beber Kecuk.

Rata-rata, lama wisman menginap di hotel berbintang di Indonesia sebesar 1,70 hari pada Desember 2016 lalu. Angka ini mengalami penurunan lama inap di hotel sebesar 0,13 poin. Hal tersebut dimungkinkan jika wisman tidak selamanya menginap di hotel-hotel berbintang.

"Kan karakter wisman itu beda-beda. Ada yang model backpacker atau yang menginap di homestay atau tempat penginapan lain. Ini ke depan yang akan terus kita pantau," demikian Kecuk. [wah]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00